Showing posts with label Ilmu Hadits. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Hadits. Show all posts

Tuesday, January 21, 2014

Bertaruh Tengsin...Mengungkap Kelalaian Ustadz Muhammad Ma’ruf Khazin

[MUQADDIMAH]

Hari ini Allah telah suratkan takdir hamba membaca risalah ‘ilmiah’ teranyar karya Ustadz Muhammad Ma’ruf Khazin –semoga Allah menjaganya- dalam muslimedianews.com. Beliau adalah anggota LBM NU Jawa Timur. Judul risalah beliau adalah ‘Syaikh Albani 'Ahli Hadis' Berdusta Dalam Hadits Qunut?’ Bolehlah kiranya jika pembaca risalah kecil hamba ini menoleh sejenak di:



Secara lahiriah, risalah beliau tampak begitu ilmiah, namun secara batiniah, ia memiliki celah salah. Jika tinjauan judul ditambah, maka kesalahan semakin parah. Akhirnya secara alamiah, hamba yang masih perlu bimbingan ini, menulis risalah ini untuk melakukan sebuah islah, karena ada salah yang perlu disanggah.

Dimulai dari judul, hamba kurang meridhai hingga ada 4 yang ingin dikritisi:

[1] Yang lebih tepat adalah al-Albany, bukan Albany. Namun, ini tidak begitu bermasalah.

Thursday, January 16, 2014

"Tak Ada Sedekah Yang Serupai Sedekah Ilmu?"

  
[Sanad & Matan]

Dalam al-Mu'jam al-Kabiir oleh ath-Thabrany, disebutkan:

Telah ceritakan pada kami Abdul Aziz bin Muhammad bin Abdullah bin Ubayd bin Aqil al-Muqri', telah ceritakan pada kami Ibrahim bin Salm al-Hujaymy, telah ceritakan pada kami Awn bin Umarah, telah ceritakan pada kami Abu Bakr al-Hudzaly, dari al-Hasan, dari Samurah bin Jundub, ia berkata: Telah berkata Rasulullah:

" مَا تَصَدَّقَ النَّاسُ بِصَدَقَةٍ مِثْلَ عِلْمٍ يُنْشَرُ "

"Tidaklah manusia bersedekah dengan sebuah sedekah (yang sebanding dengan) ilmu yang disebar."

 [Rijal Sanad Hadits]

RASULULLAH <== Samurah bin Jundub [1] <-- al-Hasan [2] <-- Abu Bakr al-Hudzaly [3] <-- Awn bin Umarah [4] <-- Ibrahim bin Salm al-Hujaymy [5] <-- Abdul Aziz bin Muhammad bin Abdullah bin Ubayd bin Aqil al-Muqri' [6] <== ATH-THABRANY

ADAB MUFRAD : Hadits 3: Berbakti pada IBU (Dirasat Rijal)


[SANAD & MATAN]


Al-Bukhary: Telah ceritakan pada kami Abu Ashim, dari Bahz bin Hakim, dari ayahnya, dari kakeknya, 'Aku berkata: 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku berbakti?' Beliau bersabda:
أُمَّكَ
"Ibumu!"
Aku berkata, '(Lalu) kepada siapakah aku berbakti?' Beliau bersabda:
أُمَّكَ
"Ibumu!"
Aku berkata, '(Lalu) kepada siapakah aku berbakti?' Beliau bersabda:
أُمَّكَ
"Ibumu!"
Aku berkata, '(Lalu) kepada siapakah aku berbakti?' Beliau bersabda:
أَبَاكَ، ثُمَّ الْأَقْرَبَ فَالْأَقْرَبَ

"Ayahmu, lalu orang yang terdekat, lalu yang terdekat."

[DIRASAT RIJAL]

Tuesday, January 14, 2014

ADAB MUFRAD: Hadits 2: Berbakti Kepada Orang Tua

oleh Hasan al-Jaizy


[SANAD & MATAN]

Adam ceritakan kepada kami, ia berkata: Syu’bah ceritakan kepada kami, ia berkata: Ya’la bin Atha’ ceritakan kepada kami, dari ayahnya: Dari Abdullah bin Umar, ia berkata:

رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَا الْوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

“Ridha Rabb tergantung ridha orang tua dan murka Rabb tergantung murka orang tua.”

[DIRASAT RIJAL]

Sanad hadits ini: ABDULLAH BIN UMAR <-- Atha’ [1] <-- Ya’la bin Atha’ [2] <-- Syu’bah [3] <-- Adam [4] <-- al-Bukhary.

TANBIH: Hadits dengan sanad ini: MAWQUF dengan sanad yang shahih.

[0] Abdullah bin Umar : Sahabat Nabi yang mulia, bermukin di Makkah dan Madinah, wafat di Makkah pada tahun 73 H.

[1] Atha’: Atha’ al-Amiry ath-Tha’ify, seorang tabi’in, perawi tingkatan ke-3. Meriwayatkan dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas, sedangkan yang meriwayatkan darinya hanyalah Ya’la, anaknya. Ibnu Hibban menyebutkan dalam “ats-Tsiqaat” (5/22) bahwa Syu’bah berkata dari Ya’la bin Atha’ tentang ayahnya (Atha’): “Ayahku dilahirkan 3 tahun sebelum selesainya khilafah Umar.” Atha’ adalah perawi yang dipakai al-Bukhary untuk “al-Adab al-Mufrad”, an-Nasa’iy, Abu Daud dan at-Tirmidzy. [Tahdziib al-Kamaal, 20/133]

Apakah 'Ridha Rabb Ridha Ortu' adalah Hadits Nabi?

oleh Hasan al-Jaizy


[SANAD & MATAN]

Adam ceritakan kepada kami, ia berkata: Syu’bah ceritakan kepada kami, ia berkata: Ya’la bin Atha’ ceritakan kepada kami, dari ayahnya: Dari Abdullah bin Umar, ia berkata:

رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَا الْوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

“Ridha Rabb tergantung ridha orang tua dan murka Rabb tergantung murka orang tua.”

[DIRASAT RIJAL]

Sanad hadits ini: ABDULLAH BIN UMAR <-- Atha’ [1] <-- Ya’la bin Atha’ [2] <-- Syu’bah [3] <-- Adam [4] <-- al-Bukhary.

TANBIH: Hadits dengan sanad ini: MAWQUF dengan sanad yang shahih.

[0] Abdullah bin Umar : Sahabat Nabi yang mulia, bermukin di Makkah dan Madinah, wafat di Makkah pada tahun 73 H.

[1] Atha’: Atha’ al-Amiry ath-Tha’ify, seorang tabi’in, perawi tingkatan ke-3. Meriwayatkan dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas, sedangkan yang meriwayatkan darinya hanyalah Ya’la, anaknya. Ibnu Hibban menyebutkan dalam “ats-Tsiqaat” (5/22) bahwa Syu’bah berkata dari Ya’la bin Atha’ tentang ayahnya (Atha’): “Ayahku dilahirkan 3 tahun sebelum selesainya khilafah Umar.” Atha’ adalah perawi yang dipakai al-Bukhary untuk “al-Adab al-Mufrad”, an-Nasa’iy, Abu Daud dan at-Tirmidzy. [Tahdziib al-Kamaal, 20/133]

Ibn al-Qaththan berkata: ‘(Atha) tidak diketahui keadaannya (majhuul al-haal). Tidak ada yang meriwayatkan darinya selain anaknya, Ya’la.’ Dan adz-Dzahaby pun mengamininya dalam Miizaan al-I’tidaal. [Tahdziib at-Tahdziib, 7/220]

Monday, January 13, 2014

ADAB MUFRAD : Hadits 1: Berbakti pada Orang Tua


Abu Nashr Ahmad bin Muhammad bin al-Hasan bin Hamid bin Harun bin Abd al-Jabbar al-Bukhary; yang lebih popular dengan nama Ibnu Niyazaky mengabarkan kepada kami, ia berkata: -naskah ini dibacakan kepadanya dan beliau membenarkannya- Telah datang serombongan orang kepada kami pada bulan Shafar tahun 370 H, mereka berkata: Abu al-Khayr Ahmad bin Muhammad bin al-Jalil bin Khalid bin Hurayts mengabarkan kepada kami, ia berkata: Abu al-Walid menceritakan kepada kami, ia berkata: Syu’bah menceritakan kepada kami, ia berkata: al-Walid bin al-Ayzary mengabarkan kepadaku, ia berkata:

: سَمِعْتُ أَبَا عَمْرٍو الشَّيْبَانِيَّ يَقُولُ: حَدَّثَنَا صَاحِبُ هَذِهِ الدَّارِ، وَأَوْمَأَ بِيَدِهِ إِلَى دَارِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ؟ قَالَ: «الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا» ، قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: «ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ» ، قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: «ثُمَّ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ» قَالَ: حَدَّثَنِي بِهِنَّ، وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِي

‘Aku mendengar Abu Amr asy-Syaybany berkata: ‘Pemilik rumah ini –sambil menunjuk rumah Abdullah bin Mas’ud- menceritakan kepada kami, ia berkata: ‘Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam:  Amal apa yang paling dicintai Allah Azza wa Jalla?’ Beliau berkata: “Shalat pada waktunya.” Aku berkata: “Kemudian apa?” Beliau berkata, “Kemudian berbakti pada kedua orang tua.” Aku berkata: “Kemudian apa?” Beliau berkata, “Kemudian Jihad di jalan Allah.” Ibnu Mas’ud berkata, “Beliau bersabda demikian. Kalau sekiranya aku minta ditambah, niscaya beliau akan menambahkannya.’”

[TAKHRIJ HADITS]

Diriwayatkan oleh:

- Al-Bukhary dalam “ash-Shahiih”, no. 527, 2782, 5970 dan 7534.
- Muslim dalam “ash-Shahiih”, no. 85
- at-Tirmidzy dalam “as-Sunan”, no. 173 dan 1898
- An-Nasa’iy dalam “As-Sunan al-Kubra”, no. 1593, dan dalam “as-Sunan”, no. 610 dan 611.
- Ibnu Hibban dalam “ash-Shahiih”, no. 1475, 1476, 1477, 1478 dan 1479.
- ATh-Thabrany dalam “ash-Shaghiir”, no. 455, dalam “al-Awsath”, no. 2626, 3583, 5394 dan 7233, dan dalam “al-Kabiir”, no. 9802, 9804, 9805, 9806, 9807, 9808, 9809, 9810, 9811, 9812, 9813, 9815, 9816, 9817, 9818, 9819, 9820 dan 9821.
- Al-Hakim dalam “al-Mustadrak”, no. 674, 675 dan 676.
- dan lainnya.

[PENJELASAN KATA]

Wednesday, January 1, 2014

Hadits Bangunan Islam


Al-Bukhary berkata: Telah ceritakan pada kami Ubaidullah bin Musa, ia berkata: Telah wartakan pada kami Hanzhalah bin Abu Sufyan, dari Ikrimah bin Khalid, dari Abdullah bin Umar –radhiyallahu anhuma- berkata: Rasulullah –shallallahu alayhi wa sallam- bersabda:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Islam terbangun atas 5 perkara: Syahadat bahwa tiada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berhaji ke Baitullah, dan berpuasa Ramadhan.”


[SANAD HADITS]

Sanad hadits di atas adalah:
RASULULLAH
<== Abdullah bin Umar (1)
<== Ikrimah bin Khalid (2)
<== Hanzhalah bin Abu Sufyan (3)
<== Ubaidullah bin Musa (4)
<== Al-Bukhary

[TAKHRIJ HADITS]